Joni Yohannes mengatakan bahwa uang yang di Investasi, sewaktu waktu bisa diambil ternyata bohong, Kata Dewi harus ada penguatan dulu dengan menambah Investasi Rp 100
Juta,”ucap Ir.Agung Karang keawak media, Selasa,(04/04/2025). “Jadi hanya dalam waktu 2 bulan investasi di PT.Primer Equity Futures uang Rp 20 juta lenyap, Alasan di close By system, Ketentuan resiko tinggi diminta dibacakan lewat video, baru diinfokan setelah uang saya transfer atau investasikan, seharusnya setelah dibacakan ketentuan resiko tinggi, baru nasabah transfer dana yang mau di investasikan,”bebernya. Ir. Agung Karang berharap kejadian seperti ini jangan ada korban lagi dan meminta masyarakat lebih jeli dan teliti yang akan berencana menginvestasikan uang miliknya. “Saya harap ini kejadian ini hanya menimpa ke saya saja , jangan sampai ada korban lagi, dan saya wanti wanti ke masyarakat yang akan menginventasikan uang miliknya untuk lebih teliti lagi tentang perusahan yang akan kita inventasikan baik legalitasnya, jejaknya dan lain lainya,jangan sampai kita terjebak investasi seperti ini, yang berakhir merugikan kita,”pungkasnya.
