REPORTASE JAKARTAJakarta — Ajang olahraga tarung paling dinanti awal tahun, HSS Series 7: The Redemption, dipastikan akan menggebrak Jakarta pada 7 Februari 2026. Bertempat di W Super Club Gatsu, gelaran ini menghadirkan deretan pertarungan prestisius lintas disiplin, mulai dari tinju, kickboxing, hingga Muay Thai, dengan partisipasi petarung lokal dan internasional.
Sorotan utama tertuju pada misi balas dendam Paris Pernandes yang kembali berhadapan dengan Rudy “Golden Boy”, setelah kekalahan pahit di HSS Series 6. Duel ulang ini tak hanya menjadi laga puncak, tetapi juga menghadirkan tantangan baru karena kali ini keduanya akan bertarung dengan aturan kickboxing, berbeda dari pertemuan sebelumnya.
Ajang ini akan disiarkan secara live melalui kanal YouTube Paris Pernandes dan eksklusif Pay-Per-View (PPV) di Vidio, dengan harga mulai dari Rp49.000, memungkinkan para penggemar combat sport menikmati seluruh rangkaian pertandingan kelas dunia.
Debut Kelas Bridgerweight dan Perebutan Sabuk Bergengsi
Tahun ini menjadi tonggak sejarah bagi HSS dengan diperkenalkannya kelas Bridgerweight untuk pertama kalinya. Sejarah tersebut akan tercipta lewat laga perebutan HSS Pro Belt antara Rabowo Surya dan Jerstank, yang menjadi penanda ekspansi serius HSS ke level profesional internasional.
Tak hanya itu, sejumlah sabuk prestisius lain juga akan diperebutkan, termasuk HSS Influencer Belt, KBI Pro Belt, dan WIC (World Influencer Championship), menjadikan HSS Series 7 sebagai salah satu event paling padat titel dalam sejarah penyelenggaraannya.
Deretan Laga Spesial dan Wakil Indonesia di Kancah Internasional
HSS Series 7 juga menghadirkan laga kickboxing spesial yang menampilkan Ahmad Sopiyan dan David Leonardo, serta aksi Muay Thai bergengsi dari Dwi Sukarno, Juara Nasional Muay Thai Profesional Indonesia.
Dari sisi internasional, dua petarung Indonesia, Forlan Rivaldo dan Al Hafiz, akan menghadapi lawan tangguh dari Filipina dan Vietnam, menguji kapasitas petarung Tanah Air di panggung lintas negara.
Sementara itu, duel tinju menarik lainnya mempertemukan Mars De Volta, yang dikenal luas di dunia tinju amatir, melawan Aser Kewas, mantan juara WBC Asia, dalam pertarungan yang diprediksi berlangsung sengit.
Laga Penutup Sarat Gengsi
Menjelang laga puncak, penonton akan disuguhkan pertarungan Yahya Garcia yang mempertahankan gelar HSS Influencer Belt melawan KK Ungke, setelah penantian lebih dari dua tahun. Atmosfer panas berlanjut dengan kembalinya KK Ajhe ke ring HSS, menghadapi mantan juara ONE Pride MMA, Brian Lawitan, dalam duel dengan aturan tinju.
Seluruh pertandingan akan berada di bawah pengawasan resmi KTI untuk tinju, KBI Pro untuk kickboxing, dan MPI untuk Muay Thai, memastikan standar profesional dan keselamatan atlet tetap terjaga.
Vidio Kembali Jadi Official Broadcaster
Sebagai bentuk konsistensi mendukung perkembangan combat sport di Indonesia, Vidio kembali dipercaya menjadi official broadcaster HSS Series 7. Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara eksklusif melalui PPV, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Detail harga PPV:
• Indonesia: IDR 49.000 (Android) & IDR 55.000 (Apple)
• Malaysia: RM 16 (Android) & RM 17,9 (Apple)
• Internasional: USD 5 (Android) & USD 5,59 (Apple)
Dengan deretan pertarungan bertaraf internasional, debut kelas baru, serta duel penuh gengsi, HSS Series 7: The Redemption dipastikan menjadi event wajib tonton bagi para pencinta olahraga tarung di Indonesia.
(Arisyi).