Stabilitas bangsa mensyaratkan sistem keamanan yang kuat, termasuk di laut. Perkembangan ekonomi, politik, dan teknologi membawa pengaruh sangat besar terhadap dinamika keamanan laut. Berbagai tantangan keamanan laut saat ini tidak lagi terbatas pada tantangan tradisional, terlebih lagi yang disebabkan perubahan iklim. Memahami bentuk dan sumber ancaman keamanan laut serta tingkat kewaspadaan dan kemampuan sistem keamanan laut nasional saat ini menjadi penting untuk menyusun rencana penguatan sistem keamanan laut nasional sehingga mampu mengawal target-target pembangunan khususnya di sektor kelautan. โDemi mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, sebuah sistem pertahanan maritim yang berbasis kesemestaan perlu diusung bersama. Sinergi seluruh komponen maritim Indonesia adalah tonggak utama menuju kejayaan, hanya melalui kolaborasi kita mampu menaklukan kemustahilan dan mewujudkan impian besar menjadikan Indonesia sebagai negara nusantara yang berdaulat, maju dan berkelanjutanโ, ujar Asisten Operasi Kasal yang menyampaikan paparan Kasal. Dalam seminar keamanan laut tersebut, sebagai keynote speaker Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, dan sesi paparan dengan pembicara lain diantaranya Kabakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, CEO Indonesian Ocean Justice Initiative (IOJI) Mas Achmad Santosa, Anggota Komisi 1 dan Badan Legislasi DPR RI Christina Aryani, Rajaratnam School OF International Studies, Singapura Collin S.L. Koh, dan Deputi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Bappenas Bogat Widyatmoko. (Red).
Stabilitas bangsa mensyaratkan sistem keamanan yang kuat, termasuk di laut. Perkembangan ekonomi, politik, dan teknologi membawa pengaruh sangat besar terhadap dinamika keamanan laut. Berbagai tantangan keamanan laut saat ini tidak lagi terbatas pada tantangan tradisional, terlebih lagi yang disebabkan perubahan iklim. Memahami bentuk dan sumber ancaman keamanan laut serta tingkat kewaspadaan dan kemampuan sistem keamanan laut nasional saat ini menjadi penting untuk menyusun rencana penguatan sistem keamanan laut nasional sehingga mampu mengawal target-target pembangunan khususnya di sektor kelautan. โDemi mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, sebuah sistem pertahanan maritim yang berbasis kesemestaan perlu diusung bersama. Sinergi seluruh komponen maritim Indonesia adalah tonggak utama menuju kejayaan, hanya melalui kolaborasi kita mampu menaklukan kemustahilan dan mewujudkan impian besar menjadikan Indonesia sebagai negara nusantara yang berdaulat, maju dan berkelanjutanโ, ujar Asisten Operasi Kasal yang menyampaikan paparan Kasal. Dalam seminar keamanan laut tersebut, sebagai keynote speaker Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, dan sesi paparan dengan pembicara lain diantaranya Kabakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, CEO Indonesian Ocean Justice Initiative (IOJI) Mas Achmad Santosa, Anggota Komisi 1 dan Badan Legislasi DPR RI Christina Aryani, Rajaratnam School OF International Studies, Singapura Collin S.L. Koh, dan Deputi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Bappenas Bogat Widyatmoko. (Red).
