REPORTASE JAKARTAJAKARTA — Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Blora serta meninjau pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara serta menggelar Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan kepada Warga, Selasa (25/07/2023).
Komjen Agus menuturkan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan di Blora sebagai sarana cooling system menjelang kontestasi politik pada tahun 2024.
“Kontestasi politik yang tahapan-tahapannya sudah dilaksanakan saat ini, berpotensi untuk meningkatkan suhu kamtibmas. Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukan Polri untuk mendinginkan situasi adalah menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan untuk masyarakat,”terangnya Komjen Agus saat membagikan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di Mapolres Blora, Rabu (26/7/2023).
Wakapolri juga mengajak masyarakat Blora untuk banyak berkiprah di lembaga pemerintahan termasuk TNI dan Polri.
Menurutnya bahwa Kabupaten Blora sudah menunjukkan potensi warganya, dimana beberapa putra daerah setempat mampu menjadi pejabat penting di sejumlah instansi pemerintahan.
“Beberapa sudah masuk ke berbagai institusi pendidikan seperti Akpol maupun Akademi TNI. Namun beberapa tahun sempat terjadi kekosongan. Untuk itu saya mengajak agar warga lebih giat belajar dan berani tampil di level yang lebih tinggi,” ungkap jenderal bintang tiga yang sangat Humanis itu.
Pada kegiatan bakti sosial tersebut masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik serta ribuan paket sembako dibagikan, dan sejumlah kursi roda dan santunan juga diberikan pada para penyandang difabel yang sangat mendapatkan simpatisan yang luar biasa dari Masyarakat.
Termasuk pengobatan gratis yang diikuti 1.000 orang, khitanan massal yang diikuti 122 anak, pemeriksaan gigi yang diikuti 50 orang, vaksinasi yang diikuti 500 orang, penanganan stunting yang diikuti 41 anak, pemeriksaan ibu hamil yang diikuti 11 orang serta layanan Fisioterapy yang diikuti 50 orang.
Kegiatan lain yang juga diadakan adalah pemeriksaan pra kesehatan bagi calon peserta seleksi polri sejumlah 215 orang serta pembagian bingkisan bagi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) untuk 23 orang.
Selain itu Komjen Agus mengajak seluruh pemerintah termasuk Polri untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membentengi masyarakat dari ancaman inflasi .
“Saya juga meminta para pejabat khususnya kepolisian untuk turut membantu meningkatkan ketahanan pangan dan taraf ekonomi masyarakat, serta Tindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat. Jaga kepercayaan publik, sehingga kita dapat mengawal setiap program pemerintah yang pada dasarnya dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”titurnya Wakpolri mengakhiri.
(LR).