Reportasejakarta.com, Jakarta Utara. Lurah Tugu Selatan, Sukarmin beserta tim satgas COVID-19 Kelurahan Tugu Selatan melakukan monitoring ke berbagai masjid di wilayah Kelurahan Tugu Selatan, Jumat (16/7).

Dalam monitoring tersebut tidak didapati kegiatan Salat Jumat berjamaah ataupun Salat Zuhur berjamaah di lingkungan mesjid di wilayah Kelurahan Tugu Selatan.

“Alhamdulillah, pada hari Jumat berkah ini, kegiatan monitoring yang kami lakukan, pada pengurus mesjid/DKM Mesjid di lingkungan Tugu Selatan dan terlebih warga Tugu Selatan telah mematuhi instruksi dari pemerintah di masa PPKM Darurat Jawa-Bali ini, untuk tidak melaksanakan ibadah shalat jumat ataupun ibadah shalat di mesjid secara berjamaah”, ujar Sukarmin.

Menurut Sukarmin, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 terkait perubahan ketiga Inmedagri Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat COVID-19 dan juga Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Corona Disease 2019, dijelaskan bahwa pemerintah pada dasarnya tidak menutup masjid, hanya saja kegiatan masjid yang menimbulkan kerumunan dihimbau untuk pelaksanaan kegiatannya (peribadatan) di rumah saja. “Hal ini diperlukan untuk menghapus mata rantai penyebaran COVID-19 dan untuk melindungi orang-orang yang kita sayangi dan lingkungan sekitar kita,” tutup Sukarmin.

Sementara itu Pengurus DKM Mesjid Al-Anfal Kelurahan Tugu Selatan, H. Darnuji mengatakan kegiatan masjid pada hari Jumat ini ditiadakan, sesuai dengan instruksi dari tingkat Kota Kecamatan dan Kelurahan Tugu Selatan. H. Darnuji berharap dengan sosialisasi yang dilakukan sebelumnya, warga/para jamaah dapat memahami maksud pemerintah, untuk menjaga kesehatan dari masing-masing umat.

Di lain tempat, Ketua RT 006 / 001, Ahmad Zainudin menyatakan bahwa dirinya secara langsung melakukan monitoring masjid di lingkungannya yaitu Masjid Al-Ittihad. Hasil monitoring itu tidak ada kegiatan Salat Jumat sesuai dengan arahan dari pemerintah. “Saya berterima kasih kepada para DKM, kepada warga sekitar, dan para jamaah yang telah mematuhi peraturan yang dikeluarkan pemerintah, harapan ke depannya kita berdoa dari rumah masing-masing, bermunajab agar pandemi ini cepat berlalu dan kita semua dapat kembali berkumpul di mesjid, menyemarakkan kembali mesjid untuk beribadah secara baik”, ujar Ahmad.

(Win).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://thekitchenwithnina.com/hello-world/

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play login

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

dewaslot88

https://dentiloquent.com/category/blogs/

Aceplay99

Aceplay99

https://bearmarketleader.com/

https://www.nabire.net/hubungi-kami/

https://www.nasmocojogja.net/konsumen-toyota-jogja/

https://devbook.net/work/