ST Burhanuddin memberi apresiasi tinggi pada buku-buku karya Jaksa yang dipamerkan. Menurutnya, itu adalah warisan intelektual dan rekam integritas untuk masa depan hukum Indonesia. “Melalui karya-karya tersebut, Saya menegaskan bahwa Jaksa tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga harus unggul di ruang pemikiran,” pungkasnya. Ia berharap PERSAJA Literacy Space menjadi infrastruktur intelektual berkelanjutan agar PERSAJA terus berkontribusi nyata menjaga stabilitas nasional. Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wagub DK Jakarta Rano Karno, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan, Pejabat Eselon II Kejagung, serta penulis ternama Tere Liye sebagai narasumber. (Larty).
ST Burhanuddin memberi apresiasi tinggi pada buku-buku karya Jaksa yang dipamerkan. Menurutnya, itu adalah warisan intelektual dan rekam integritas untuk masa depan hukum Indonesia. “Melalui karya-karya tersebut, Saya menegaskan bahwa Jaksa tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga harus unggul di ruang pemikiran,” pungkasnya. Ia berharap PERSAJA Literacy Space menjadi infrastruktur intelektual berkelanjutan agar PERSAJA terus berkontribusi nyata menjaga stabilitas nasional. Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wagub DK Jakarta Rano Karno, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan, Pejabat Eselon II Kejagung, serta penulis ternama Tere Liye sebagai narasumber. (Larty).
