Menurut AKP Susanto, kehadiran polisi di tengah masyarakat (Polisi RW/Patroli) secara visual sangat efektif untuk membatalkan niat pelaku kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun aksi pecah kaca yang rawan terjadi di area parkir objek vital. “Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir. Dengan seragam dinas, harapannya masyarakat merasa tenang dan pelaku kejahatan akan berpikir dua kali karena melihat petugas yang bersiaga,” lanjutnya. Gatur Lalin dan Patroli Dialogis
Selain menyisir perumahan di sepanjang Jl. Raya Grand Batavia, personel yang terdiri dari Iptu M. Syaeful Syahri, Aipda Dedy Leismeiyanto, Bripka H. Ahmad Sibli, dan Bripka Muhamad Sobari juga melakukan pengaturan lalu lintas (gatur lalin). Hal ini dilakukan untuk memastikan mobilitas warga di jam rawan tetap lancar. Petugas juga sesekali melakukan patroli dialogis dengan menyapa warga atau petugas keamanan lingkungan (Satpam) yang tengah berjaga. Kapolresta Tangerang selaku Ka Opsres Ketupat Maung 2026, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A, melalui arahannya terus menekankan agar seluruh personel di Pos Pam tetap waspada dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa operasi berlangsung. Hingga menjelang subuh, situasi di wilayah hukum Pasar Kemis, khususnya di sekitar Grand Batavia, dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Budi).
