Reportasejakarta.com -– Jakarta, Bukan Hanya Pemberitaan PPKM semakin Memanas , Kasus Nia Ramadhani, Ardi Bakrie Cs (Nia Bakri Cs) semakin panas, diberitakan NSM, hingga tudungingan Pihak Kepolisian dituduh menerima suap semakin senter diinformasikan, akibat tuduhan memuluskan Nia Bakri Cs dalam Proses Mendapatkan Rehabilitasi, akan tetapi semua itu Tudingan dibantah Kapolres Jakarta Pusat.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat yang juga Pemilik Media NSM Raden Mas MH Agus Rugiarto SH biasa disapa Gus Agus ini, usai Virtual di kediamannya Selasa (13/7).

Sapaan Gus Agus Floureze ini mengatakan Bahwa Tindakan Kapolres Jakarta Pusat dianggap Pandang Bulu melakukan Rehabilitasi terhadap Tersangka, dan Telah dijawab Kapolres Jakarta Pusat saat Jumpa Pers belum lama ini. Bahkan Pihaknya mengatakan kabar burung seperti itu hanya sebuah fitnah merusak Citra Polisi saja.

” Kan sudah kita dengar Strategi Kapolres Jakarta Pusat saat Jumpa Pers, dari Kasus ini dia akan mengungkapkan siapa Bandar besar dibalik ini,” tegas Agus.

Pemilik NSM ini mengatakan Bahwa Polres Jakarta Pusat akan melakukan pula Pre and Tips Track yang artinya tim Polres mengungkap dari hulu sampai hilir, hingga kasus ini tuntas.

” Saya Yakin Kapolres Jakarta Pusat bisa mengungkapkan Kasus ini, terbukti dalam kurun waktu 2×24 jam, dapat mengkapkan 400 kilogram sabu sabut dan 1,1 Ton Narkotika, yang ada di Polda Metro Jaya sekarang, sehingga masyarakat jangan berpikir miring terhadap kinerja Kepolisian, toh juga berita seperti ini saya Share kepada Petinggi Polri Termasuk Kapolri dan Ketua Komisi III DPR RI,” Tegasnya

Kapolres Pula menurut Gus Agus sebelumnya Melalui strategi Pre and Tips Track sudah menangkap bandar khusus untuk kalangan jetset ini.

Pimpinan NSM yang merupakan Keluarga Besar Polisi ini, menjelaskan pula bahwa Kapolres tidak pernah bersikap Diskriminasi bahkan dia mengatakan Urusan Asesment Bukan merupakan Urusan Polisi, melakukan urusan Tim assessment terpadu BNN.

” Kan Polres tinggal menunggu rekomendasinya dari BNN, langkah apa dilakukan Polres , Kan sudah jelas juga dalam Jumpa Pers katakan bahwa Kasus Nia Bakri ini akan dikirimkan pula Ke Pengadilan Negeri, agar Hakim yang memutuskan perkara ini.” Tegas Anak Deso yang merantau Ke Jakarta ini.

Anak Deso ini mengatakan Pula Jika memang ketiga tersangka tersebut direhabilitasi bukan berarti berkas-berkas tidak dikirimkan, Polres Metro Jakarta Pusat tetap mengirimkan berkas tersebut.

Diapun katakan, Bahwa Kapolres telah memberitahukan kepada media Ancaman Hukuman Bagi Pengguna Narkoba, dengan Kontruksi Hukumannya bisa sampai 4 Tahun.

” Apalagi di Khawatirkan dengan Kepolisian sekarang, cukup bagus loh Kinerja mereka,” ujarnya.

(Red/LR).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *