REPORTASE JAKARTA
Viralnya potongan video yang menyebut dirinya menyindir Kades bertato dipastikan tidak benar alias hoax. Pernyataan soal “tato” dan “penyakit mental” ternyata ditujukan kepada oknum pegawai Imigrasi yang terlibat kasus pemerasan WNA di Bali bukan kepada kepala desa manapun.
Dalam keterangannya kepada Agus Flores, menteri imipas menegaskan konteks pidato tersebut adalah penegakan disiplin ASN di lingkungan kementeriannya. Bahkan, ia langsung menginstruksikan proses hukum terhadap oknum yang terlibat sindikat pemerasan turis asing.
Pesan tegasnya jelas: pegawai Imipas wajib mempedomani aturan kepegawaian yang berlaku.
Jangan mudah terpancing potongan video tanpa konteks. Saring sebelum sharing. (LR)